

Waktu : Januari 2014
Peserta : Dosen dan Karyawan STKIP Aisyiyah Riau
Tujuan :
STKIP Aisyiyah Riau melakukan kegiatan Outbond ke Bukit Na’ang Bangkinang tepatnya Jum’at (01/14). Kedatangan rombongan Dosen dan Karyawan STKIP Aisyiyah Riau beserta keluarga disambut gembira oleh pengelola Outbond Bukit Na’ang Bangkinang bapak Djuharman Arifin. Sebagai informasi, provinsi Riau juga mempunyai pesona wisata yang tak kalah dari provinsi-provinsi lainnya, salah satunya yaitu Bukit naang, yang berlokasi di jalan Bangkinang – Petapahan, kabupaten kampar yang berjarak kurang lebih 8 km dari ibu kota Bangkinang. Karena terletak di jalan lintas seperti itu, makanya objek wisata tidak di lewati oleh angkutan umum, jadi anda tidak perlu panik kalau tidak membawa kendaraan pribadi.
Sesampai di lokasi kami disuguhi turunan jalan yang cukup curam, para wisatawan lainnya juga langsung dihadapkan dengan arena waterboom yang disertai kolam pancing di sisi kirinya. Memang cukup membingungkan jika baru pertama kali menuju tempat ini. Karena di sudut-sudut jalan tidak terlihat adanya rambu maupun petunjuk menuju arena permainan. Menurut pengelola Outbond Bukit Na’ang pertama kali dibuka tahun 2008. Infrastruktur tempat ini memang masih banyak yang belum lengkap. Saat ini baru tersedia arena permainan dan beberapa fasilitas kecil saja,” ujar Djuharman Arifin, pengelola Objek Wisata Bukit Naang tersebut. Karena minim nya perhatian dari pemerintah pengembangan objek wisata ini terkesan lambat, sementara sekarang ini wisata andalan bukit naang adalah Outbound dan Paintball.
Sebagai wahana hiburan utama, arena outbond telah dikemas semenarik mungkin oleh pihak pengelola. Terlihat secara jelas saat memasuki arena ini puluhan tali melintang bebas dari satu pohon ke pohon lainnya dengan panjang mencapai 500 meter. “Konsep ini pula yang menjadikan arena flying fox Bukit Naang menjadi yang terpanjang di Sumatera,” tambahnya.
Di beberapa poin pemanjatan juga terlihat beberapa ayunan yang dinamai monkey track, tarzan jump, dan dead railway. Bagi yang tertarik menaklukkan arena ini, tidak cukup hanya mengandalkan kekuatan tangan dan kaki tetapi nyali juga sangat berperan penting untuk mengikuti aksi uji nyali tersebut.
Outbond Bukit Na’ang Bangkinang ini merupakan salahsatu program kerja rekreasi tahunan dengan tujuan untuk meningkatkan silaturahmi antara dosen dan karyawan. Selain mendapatkan refreshing setelah penat melakukan kegitasn di kampus selama satu tahun. Dosen dan karyawan juga mendapatkan kesempatan doorprize yang disetikan oleh panitia untuk menambah kemesraan sesama anggota keluarga antara teman -teman dosen dan karyawan. (ZA 6/7)